Selasa, 22 Oktober 2024

Aku adalah mereka

apakah mungkin

masaku kini adalah mimpi

yang dulu tidak sempat mereka hidupi


menjadi kenyataan lewat aku


wajahku adalah mozaik dari wajah-wajah mereka

yang mendahului aku

yang darahnya pun mengalir dalam diriku


lalu jalan yang kutemui dan pilih

bisa jadi adalah jalan yang ingin mereka ambil

maka akan kulalui sesuai kata hati

seperti air mengalir


menjadi kenyataan lewat aku


dengan hati yang penuh

untukku dan mereka

yang ada dalam diriku

karena aku adalah mereka

Sepenggal

untukmu yang mengetahui cerita sepenggal

tapi merasa tahu semua hal

katanya namanya juga manusia


ingin kutanya, buat apa?


pandangan terbatas

momen yang cuma sepintas

lalu dengan berani, menghakimi

merasa paling benar sendiri


lucunya manusia-manusia itu datang lagi

meminta untuk keuntungan dirinya sendiri


lucu ya

padahal hanya sepenggal

katanya, namanya juga manusia

Itu marahmu

Waktu kecil ku selalu bertanya

kadang bingung untuk apa ada di dunia

ada rasa sakit dan amarah yang aku tidak tahu kenapa

datang dari dia yang seharusnya menjaga


Ibu

baru aku tahu

rasa sakitmu itu juga menular padaku

masuk ke pembuluh darahku

dan belakangan aku tahu

marahmu bukan karenaku

itu marahmu


Ibu

saat dirimu memohon maafku

bulir air matamu yang mengalir

hangat pula ia turun di pipiku


sebenci apapun aku pada diriku sendiri

tidak pernah sekalipun aku membencimu

karena aku tahu

itu marahmu


Ibu 

jalan yang kuambil saat ini tanpa kusadari

telah menjadi obatmu

kita berdua tahu, ini mimpimu


mungkin ini cara semesta mengganti

apa yang seharusnya dulu kau jalani

apapun itu

kuharap hatimu sembuh